Affichage des articles dont le libellé est FRONTAL. Afficher tous les articles
Affichage des articles dont le libellé est FRONTAL. Afficher tous les articles

mercredi 5 août 2009

For the sake of your future, our future, please...STOP.

... or, just go a-w-a-y.

However,,,,,, such a beautiful pictures, aren't they? *sigh*











... and the winner goes to....
Bad, bad award for you, dear.



My boyfriend!!!!!
(Gosh, you're the only guy here, anyway.)


Stop smoking, please.
It's not good for your health.
It's not good for your wife.
...

jeudi 25 juin 2009

Everyone!!! No offense, hey! ;)

At first I was afraid
I was petrified
I kept thinking
I could never live without you by my side
But then I spent so many nights
Just thinking how you'd done me wrong
And I grew strong
I learned how to get along
So now you're back
From outer space
I just walked in to find you here
Without the look upon your face
I should have changed my f-ing lock
I would have made you leave your key
If I'd have known for just one second
You'd be back to bother me

Oh now go,
Walk out the door
Just turn around now
You're not welcome anymore
Weren't you the one who tried to break me with desire
Did you think I'd crumble
Did you think I'd lay down and die
Oh no, not I
I will survive
As long as I know how to love I know I'll be alive
I've got all my life to live
I've got all my love to give
I will survive
I will survive
Yeah, yeah

It took all the strength I had
Just not to fall apart
I'm trying hard to mend the pieces
Of my broken heart
And I spent oh so many nights
Just feeling sorry for myself
I used to cry
But now I hold my head up high
And you see me
With somebody new
I'm not that stupid little person still in love with you
And so you thought you'd just drop by
And you expect me to be free
But now I'm saving all my loving
For someone who's loving me


Oh now go,
Walk out the door
Just turn around now
You're not welcome anymore
Weren't you the one who tried to break me with desire
Did you think I'd crumble
Did you think I'd lay down and die
Oh no, not I
I will survive
As long as I know how to love I know I'll be alive
I've got all my live to live
I've got all my love to give
I will survive
I will survive!
Yeah, yeah

- I Will Survive - Cake -

vendredi 12 juin 2009

Please, remember...

Vision without action is a daydream.
Action without vision is a nightmare.


-Japanese proverb-


Highlight :
- I want to reach my dream with you, not only a daydream. Got it? Yes! :)
- Your action causing a nightmare for me. Sad, really. Nothing to say anymore.

Enough said. Let's go!!!

samedi 30 mai 2009

Yaelah manja banget sih lo...

A : Milih apa, planologi apa arsitektur?
B : Plano aja deh,,,
A : Kenapa ga masuk arsi aja?
B si anak baru : Ah ga mau ah, takut sama tek-pres, ga kuat begadang mulu...

Tsaaahhhh,, iya emang, ga usah deh masuk jurusan arsitektur kalo mental lo aja udah kayak tempe. Ga akan tahan, deh! Lagian lulusan arsitektur yang beneran jadi arsitek juga cuma 20% nya aja ko. Nah daripada ntar lo nangis-nangis pengen pulang ke mama karena ga kuat dengan tugasnya yang bikin lo begadang dan lain-lain, ya udah sana... Hahaha. Yeah.

***

X : Sori,, aku ga bisa lagi sama kamu...
Y : Kenapa?
X : Aku ga bisa kayak gini, Bandung-Jogja, ga kuat hubungan jarak jauh, mungkin kalo kita satu kota baru bisa,,,

Yay! Ga banyak komentar deh. Cukup tau, lo emang manjaaa! Atau itu cuma sebuah alasan karena lo punya 'suatu hal lain', disana? Upss ketauan deh! Haha sori gua emang jahat!

.........ckkkckkkckkk.....

mercredi 7 janvier 2009

Damn Facebook.

Saya bukan anti-facebook, bukan juga penggila facebook. Facebook buat saya adalah sebuah media keep-in-touch dan sedikit bersenang-senang ;). Ya.

Semua hal pasti ada positif dan negatifnya...
Ini nih, beberapa hal dari facebook yang saya paling ga suka :

1. Orang- orang yang random, asal, sok kenal, nge add.
Hey, bilang saya sombong! Saya emang seringkali meng-ignore seseorang yang send request add as a friend, padahal saya gak tau dia siapa. Bukan apa-apa, sebenernya saya sih pengennya yang ada di facebook saya cuma temen-temen (baik lama ataupun baru) yang bisa tetep keep in touch sama saya, bukan orang-orang yang ingin dirinya eksis nambahin temen sampe ribuan orang padahal ga kenal siapa yang dia add. Saya ga nyari temen lewat dunia maya, dunia nyata lebih masuk akal buat saya. Dan hey, buat yang punya profile dengan nama samaran yang ga jelas dan nge-add nge-add (bahkan sampe beberapa kali walau udah di ignore), lo pikir lo siapa? Tapi well, biasanya selain di ignore, saya diemin dulu karena belum yakin siapa yang nge-add itu, sampe akhirnya pending requestnya numpuk, dan akhirnya saya nyerah, "yaudahlah approve aja, males milah milih" hahaha darn.
Baru baca ini dan terinspirasi: Gak Perlu Sakit Hati Gara-Gara Facebook! ;Sehati banget deh sama ini! Yeah! BACA DEH!

2. Comment foto yang akhirnya cuma jadi junk!
Gapapa sih kalo bales-balesan comment foto sampe beribu-ribu kalo masih nyambung sama yang ada di foto. Tapi ya, seringkali commentnya beleber kemana-mana, sampe singkat cerita, singkat aja ga usah panjang-panjang, males deh, singkat cerita, saya muak! Akhirnya jalan remove tag pun dipilih,,, Sorry guys, tapi 'nyampah' juga ada batasnya...

dan ini dia nih yang paling bikin males,
3. Akan semua orang yang "haus publisitas" dan semua orang yang mendadak jadi pintar berkomentar akan hidup orang lain.
Ada apa sih dengan status seseorang yang seharusnya bisa menjadi sebuah privasi saja? 1st thing 1st, CAPE DEH! Emang kalo kita jadian sama orang harus ya pasang status di facebook A In a Relationship with B. Gapapa sih, sumpah gapapa. Cuma yang bikin ganggu, ketika lo ganti status dan semua orang ikut campur dengan itu. Ngerti maksud saya? Terkadang ada hal-hal yang cukup kita saja yang tau, dan terkadang ada hal-hal yang tidak perlu dikomentari, dan terkadang,,,,,, banyak orang cuma pengen bikin sensasi dengan ubah-ubah status. Damn you pathetic. Wow skeptis banget ya saya? Okay, kenapa saya bisa berpendapat seperti ini, mungkin karena pengalaman masa lalu. HAHAHA. Saya memang, pernah trauma dengan sesuatu yang namanya publisitas. (Lo kira artis doang yang boleh trauma sama publisitas? ngahaha). Jujur aja saya sempat merasa agak-sedikit-iya sedikit- tertekan, waktu kehidupan pribadi saya 'dinikmati' banyak orang. Lalu saya ambil sebuah pelajaran dari situ, damn facebook for being such an up-to-date-news-media for everybody! Saya agak-agak muak liat news feed tentang status seseorang, lalala apalah mau ada yang baru putus kek, ada yang sekarang It's Complicated lah, Single (ngapain masang status single, buat cari pacar kali yah siapa tau ada yang berminat hahaha upss sorry!), baru jadian, si ini sama si itu... Shit. Lumayanlah buat ladang gosip. Ok,OK, saya juga kadang suka merhatiin status orang via facebook (well tanpa disengaja, bukan jadi stalker!). Tapi yaudah gitu doang, dan dipikirpikir "penting banget sih?!" Makanya sekarang saya males pasang status apa-apa . Ngga mau, belum mau, mungkin. Mungkin nanti sampe masa trauma saya abis. Yeah. Saya ga masalah dengan orang-orang yang pasang status, tapi inget aja konsekuensinya, rite?
Intinya sih :
1. Kalo ga mau diomongin dan ga mau hidupnya dintervensi ya ga usah go-public. Cukup diri sendiri, orang yang bersangkutan, dan Tuhan aja yang tau :D Kecuali lo emang haus publisitas. Terserah. Take the consequences, baby!
2. Berkomentar boleh, sewajarnya. Tapi jangan lupa, hidup sendiri jauh lebih penting daripada ngurusin hidup orang lain. Ga penting, tau. Blah.

Sekali lagi : Wow skeptis banget ya saya?
Ga usah sakit hati lah baca tulisan saya, rugi bok! Hehehe peace deh... :)

Yeah, facebook sometimes can be very very sucks. Ha-ha.

jeudi 19 juin 2008

Mabok-what-so-ever.

Ngomongin soal orang mabok, atau orang yang doyan minum, dari pandangan gua pribadi nih ya ;

1. Di mata gua, ga ada bagus-bagusnya.
2. Buat cowo yang suka minum, pasti bakal di skip kalo mau dijadiin pacar (hahaha emang siapa juga yang mau sama gua? hahaha). Males ah punya pacar tukang mabok!
3. Serah lo sih mau minum kek mau nyabu mau jackpot mau pole dance juga serah, tapi liat situasi lah!
4. Kalo cowo, nilainya nol besar di mata gua, Kalo cewe? Minus nusnusnus, bos!
5. Dan yang paling penting, kalo udah mabok, ga usah diomong-omongin, dibicarain, serasa omongan lo itu omongan paling menarik dan paling asik sedunia. Diem aja gimana? Panas dengernya deh.

Lo pikir lo keren ???

Merasa tersinggung? Bagus. Silahkan introspeksi diri.


Udah ah, ga mau banyak omong... Ciao!

* Terinspirasi dari kejadian belakangan.
** Untuk postingan ini,saya tidak memakai kata "saya" untuk menyebut diri sendiri, tapi jadinya memakai kata "gua". Kondisional boleh ya? Hahahaha.

dimanche 23 mars 2008

Heran deh ah.

Cuma mau mengeluarkan sesuatu dari otak. Ada sesuatu yang mengganggu pikiran saya. Ga mengganggu sih, cuma kepikiran aja. Berawal dari percakapan saya dengan seseorang (kalo lo baca ini, you know who you are lah ya). Sebuah pertanyaan, tepatnya, yang bikin saya "heran??".

"Emang bisa ya sebuah organisasi/himpunan/unit mencampakkan seseorang?"


Okey, mungkin memang bisa. Tapi saya heran! Jadi gini, ceritanya saya ditawarin sama seseorang untuk memegang sebuah posisi di unit ZZZ itu. Dengan embel-embel, "lo punya potensi buat itu" Yayaya, dan yang bikin 'heran' terakhirnya dia bilang ; "Sayang aja orang sebagus lo dicampakkan"

JENG JENG.

Entah harus nangis, ketawa, heran, atau apa? Kok kedengeran lucu di kuping saya?

and the rest of the conversation...

Ini Saya Loh : dicampakkan? gw kali yg mencampakkan. hahahahah.
You Know Who You Are : hahaha. ya...terserah lo sih mau memperlakukan unit ZZZ ky gmn, yg pasti jgn mpe unit ZZZ memperlakukan lo ky gt...
Ini Saya Loh : oh emg unit ZZZ bisa yah mencampakkan gw/org?
You Know Who You Are : knp ga bisa? kalo penguasa2nya bs ngarahin ke arah situ...
Ini Saya Loh : oh gt
You Know Who You Are : yup
Ini Saya Loh : campakkin aja, gpp. slama gw ga salah. hahah. pduli.
You Know Who You Are: :(
Ini Saya Loh : icon lo salah ya? ga usah sok2 sedih gt d. hahah

Ya begitulah.

Maksud saya, kalau emang katanyaaaaa, unit ZZZ itu bisa mencampakkan siapapun, dalam hal ini SAYA, ya sok aja. Mangga. Saya ga peduli. Kenapa? Karena... Hell-o?? Ga perlu lah saya jelasin disini. Lucu ah. Kecuali, kalau saya dicampakkan karena memang saya salah. Tentu aja dong saya bakal peduli. Malu kan kalau emang bikin salah? Tau diri, gitu. Lah ini kalo ga bikin salah apa-apa terus dicampakkan?
My God, what-so-ever, darling.

Maksud saya lagi, oh COME ON! Lo calon penguasa disitu, tapi lo ngomong kayak gini?! (Baca lagi percakapan diatas ya!)

Speechless dah saya!

*you know who you are... Kalau mau berkomentar, yuk, saya mau ko diajak ngobrol secara live!

jeudi 3 janvier 2008

Postingan Pertama 2008, adalah...

P A R A H !


sumpah,deh.


j.e.r.k ; getlost!



vendredi 23 novembre 2007

disaat 'terkurung' dirumah . . .

lagi pengen ngeluarin unek-unek aja. lagi-lagi berhubungan dengan spekulasi. hahaha. lucu banget ya, apa yang kita tulis di blog bisa jadi konsumsi publik yang di salah artiin. sebenernya saya lagi kesel aja, suka adaaa aja spekulasi orang yang muncul gara-gara apa yang saya tulis disini.

SALAH SATU contoh nih ya, tulisan saya yang berjudul GURL RULEZ ! ;)
kayanya adaaa aja,orang yang mikir macem-macem setelah saya nulis ini. mereka bilang saya lagi galau gara-gara 2 cowo, saya lagi sayang sama cowo ini lah, itu lah, dan blablabla lainnya. padahal ya, disitu saya ga cantumin nama saya loh. ok ok, saya ngaku deh, daripada makin banyak anggepan-anggepan salah. itu memang cerita saya. tapi HEY, *curhatan* itu adalah curhat-curhatan saya dan teman saya pada saat 2 tahun yang lalu. which is so long long time ago... yang kepengen aja saya tulis ulang, karena saya lagi kangen masa-masa SMA yang bodoh tapi lucu itu.

eehhh gataunya, sampe jadi bikin gosip-gosip aneh. HAHAHA serasa artis aja ya saya? peace.

jadi gini, saya selalu merasa bahwa nulis di blog adalah suatu kebebasan si punya blog, mau nulis apa aja ya terserah kan? kasarnya sih "blog-blog gw, lo suka baca ya gw seneng, lo ga suka ya gak usah baca".

waktu itu teman dekat saya yang baiiikk:) ngomong ke saya,

dia : Ras, ya udahlah, lain kali ga usah nulis-nulis yang aneh-aneh. kan jadi nimbulin gosip-gosip ga enak...
saya : hmm iya sih, tapi sori, gw ga bakalan berhenti nulis apapun, ya suka-suka gw lah mau nulis apaan, selama ga ngerugiin siapa-siapa kan?
dia : iyaaa, tapi kalo kaya sekarang? ngerugiin diri lo sendiri kan?
saya : ya gak apa-apa, peduli amat deh. gak banget gw harus ngebatasin diri buat nulis apa yang gw suka, ga mau gw, tapi yang pasti, gw ga bakalan nulis apapun yang menjelek-jelekkan orang lain atau yang bisa ngerugiin orang lain. itu aja.

well, saya memang keras kepala. tapi bener kan? toh cuma ngerugiin diri saya sendiri. lagian emang rugi ya digosipin? yah ngga juga sih, biasa aja. HAHAHAHAHHH.



tapi kata saya tadi, saya juga mikir kok kalau mau nulis. saya gak akan nulis sesuatu yang mendiskreditkan pihak lain, apalagi tanpa alasan. kalau emang saya mau caci maki ya ga masalah kan selama ada alasan dan yang saya tulis itu memang benar? hahaha ngga deenggg, peace aja lah. dan juga, tolong garis bawahi, saya tidak akan pernah mau menulis sesuatu yang bisa menyakiti atau mengganggu orang-orang terdekat saya, orang-orang yang saya sayang. ngerti kan maksud "mengganggu" disini? contoh misalnya, {waktu itu} pacar saya jadi terganggu baca cerita tentang itu atau si nengRatri ga suka diekspos "kelesbiannya" sama saya, ya ga akan saya tulis. hihihihi kidding! buktinya mereka ga ada yang protes. jadi sayanya juga fine-fine aja. kalau baru mengganggu saya aja sih ya biarin lah. asal mereka-meraka yang saya sayang ini ga kena imbasnya juga.

gitu deh pokonya. lucu aja yaa? makanya kalau baca tulisan orang tuh jangan suka ditelen mentah-mentah. resapi dan cermati dulu lahhh. rugi kan lo seudzon ama orang? selain dosa, malah jadi nambah-nambah pahala orang yang digosipin lohh. makasih aja saya sih. hihihi.

keep on reading ya! ;)

allrite then, , , ga semua yang lo baca itu bener . . .

ENJOY!

jeudi 11 octobre 2007

susah ya antri yang rapi ?!

ada satu kebiasaan kita, orang Indonesia, yang bikin saya gatel dan jengkel setengah mati.
yup, budaya mengantri.

kayaknya susah ya untuk ngantri yang bener dalam satu baris yang teratur dan rapi.
jangankan ngantri rapi, nyelak barisan juga sering kejadian kan? coba deh lihat, misalnya antri loket untuk beli karcis kereta api. biasanya ada batas berupa line untuk membatasi si pembeli di depan loket dengan orang yang ngantri di belakangnya. tapi, lihat juga kan berapa banyak orang yang ga peduliin tanda itu, dan lebih memilih untuk desak-desakkan dibelakang si pembeli karcis?

sori ya, tapi kalau kata saya sih "kampungan banget sih lo semua. sabar dikit kan bisa? toh ga bikin lo untung, yang ada pengap kali desek-desekkan kaya gitu. heran!"

well, bukan bermaksud membandingkan etika bangsa kita dengan bangsa lain, tapi kalau ada contoh yang lebih bagus kenapa sih ga diikutin? Bapak saya yang dulu sekolah di Jepang, kadang-kadang suka protes kalau ngeliat kelakuan antri yang ngga beretika kayak tadi , "di Jepang, ga ada yang desek-desekkan seperti itu. mereka biasa antri yang tertib, dan antar orang juga berjarak, ada ruang buat masing-masing. dan tau batas (maksud batas disini adalah tanda line tadi), ngga dorong-dorongan desek-desekkan ga sabar seperti kita."

pernah ga lo ngalamin, lagi bayar belanjaan di kasir, terus orang yang antri di belakang lo main taruh aja belanjaannya di meja kasir, padahal lo belum selesai bayar? ganggu ga sih?
buat saya ganggu banget, sumpah!

satu contoh yang baru saja saya alamin kemarin-kemarin.
waktu itu saya lagi antri Jco untuk tajilan buka puasa. hebatnya, counter Jco di mall itu rame kaya pasar. mungkin karena masih termasuk counter baru di mall tersebut. yang ngantri panjaaang banget. tapi demi memenuhi hasrat makan coco loco dan ibu yang ngidam al capone, jadi ya gak apa-apa deh. saya pun mempersilahkan ibu untuk ambil tempat duduk saja, biar saya yang antri. dari awal, muka saya udah mengernyit malas, karena ya itu tadi, mulai desek-desekkan, ga terlalu parah sih, dan kebetulan dibelakang saya yang antri adalah seorang ibu beserta anaknya yang rewel ga sabaran (ok, saya maklumin kalau ga sabar, masih bocah!). ternyata antrinya lama juga, berhubung banyak pesanan yang belum datang, jadi sedikit tersendat di bagian depan. walau badan sudah terasa lemas dan sedikit bete gara-gara si mba Jco yang jutek (mungkin karena cape), saya tetap sabar mengantri. sudah hampir sampai kasir, beberapa giliran lagi, tiba-tiba dari samping bermunculan ibu-ibu,anak muda, dan bapak-bapak (lengkap kan? haduh!) yang main serobot aja langsung ke depan kasir, dan bikin antrian baru di sebelah saya.

woi, haloo? saya udah ngantri dari tadi loh! kalau ga puasa, udah saya timpuk kepalanya masing-masing pake sepatu deh! hmmph. ngga sih, seengganya mungkin saya udah lepas kontrol walaupun ga sampai lempar-lempar sepatu. tapi ini lagi puasa, dan beberapa menit lagi buka, sayang aja kalau saya harus kehilangan pahala gara-gara ga bisa ngontrol emosi buat meluruskan manner mereka yang kaya belum pernah lulus SD. perasaan di SD pernah diajarin baris-berbaris tertib sebelum masuk kelas deh? lagipula, ini Jco loh, bukan di pasar ikan!

goblog.

saya lagi diuji nih. waktu sampai di depan kasir, saya gatel banget, kalau selama ini saya cuma diam kalau ada yang begituan (maklum,saya tipe "kasir", susah buat meledak, payah ya?) sekarang saya ga mau diem! ragu sih, antara mau protes sama tutup mulut sabar aja. tapi hati kecil saya bilang "ayo Ras, protes aja,, ayoo. daripada balik-balik dari sini nyesel lagi nyesel lagi karena ga sempet ngomong apa-apa, udah keluarin ajaaa, mumpung ada bosnya tuh di sebelah kasir!"
akhirnya si hati kecil menang dengan susah payah.

saya : mba,mas, saya boleh saran gaa?
kasir : hmm, apa?
saya : (euhh budek lagi) ini,, saya boleh saran ga?
untung akhirnya si bosnya denger,
bos : iya, mba?
saya : gini ya, saran saya, lain kali di atur aja deh antriannya, soalnya dari tadi banyak yang nyerobot ke kasir, padahal saya udah antri duluan.
(dengan muka sabar dan nada yang ditahan biar terdengar tetap ramah)
bos : oh iya mba, mmh ati-ati aja tuh tas nya juga
saya : iya, pokonya lain kali atur aja . . .
bos : iya mba, tasnya, tasnya, ati-ati juga mba, suka banyak copet
(hehh? ni orang, ga nyambung, cuma mau sok-sok an dukung saya aja ya instead of minta maaf? malu juga kali ditegur sama anak muda kaya saya,t erus berusaha bela-bela ga nyambung di pihak saya? kayak saya ga tau aja pikiran situ. hahaa. aduh maaf deh,emosi!)
saya : euh, iya-iya, yah tadi saya kesel aja sih, udah ngantri lama tapi diserobot gitu aja..
(suara saya cukup keras, pastinya bapak di sebelah saya yang tadi nyerobot ngedenger protes saya. mampus lo dikatain sama anak kecil, ga malu apa?)
bos : ok mba, makasih
kasir : iya mba, makasih ya,
saya : iya... (masih dengan senyuman terpaksa)

hfff, lumayan lega setelah melancarkan protes-yang-cukup-sopan-oh-bahkan-sangat-sopan itu. walaupun ga protes ke orang-orang yang ga disiplin tadi secara langsung, lumayan kan. yah daripada saya lepas kontrol terus caci maki si penyelak antrian, terus batal deh puasanya. kan sayang.

haduh, manner, please...
apa susahnya sih ngantri yang tertib dan rapi?
bebek aja bisa...

lundi 17 septembre 2007

it's not that easy, dear . . .

jadi gini, tadi saya habis nonton berita sepintas.
disitu diliatin presiden kita yang terhormat, pak SBY, sedang menghadapi secara langsung warga Bengkulu yang mengeluh tentang bantuan yang masuk kepada mereka.
ya, secara langsung, benar-benar langsung! pak SBY dan istrinya duduk di sebuah lapangan (mungkin?) dan beliau dikelilingi warga yang mukanya mengkerut dan merengut mengadukan masalahnya, face to face kepada beliau, yang menurut saya mukanya sama mengkerutnya.

entah kenapa, saya selalu merasa wajah pak presiden SBY itu selalu terlihat sangat lelah. setuju ngga? ngga heran, dia presiden. presiden Indonesia, lagi. jadi penasaran, kira-kira lebih capek jadi presiden AS atau presiden Indonesia ya? saya rasa sih jadi presiden Indonesia lebih capek.

saya pun membayangkan, benar-benar berat ya jadi pak presiden? banyak beban dan tanggung jawab yang harus dipikul. siapapun presidennya, saya rela mengacungkan jempol untuk mereka semua. apalagi untuk pak SBY sekarang. tidak mudah menjadi dia.

ngomong-ngomong soal itu, saya jadi mau bilang . . .

lo pikir gampang jadi gw ?
ya, mungkin orang bisa bilang, 'gw ngerti rasanya jadi lo'.
ok, terserah. tapi apa sih yang sebenarnya lo, mereka, dan kalian ngerti?
lo ga tau apa-apa soal yang gw rasain . . .
dan yang bisa gw bilang, jadi gw tuh ga gampang!
jadi diri lo sendiri juga ga gampang kan? makanya jangan suka nge-judge orang lain,
atau berspekulasi soal apa yang SEBENARNYA gw lakuin, juga apa yang SEBENARNYA gw rasa.
karena lo ga akan pernah ngerti.
tapi terimakasih banyak untuk kalian yang berusaha ngertiin gw.
sangat gw hargai.
sekali lagi,
it's not that easy, dear...

ok, itu cuma luapan perasaan.
mungkin kalau presiden kita punya diary, ga jauh-jauh dari itu ya tulisannya ?
;)
namanya juga manusia, tidak ada yang benar-benar super, bukan ?

mercredi 8 août 2007

fashion-nista!

Let's talk about fashion!
Ya,saya mengakui kalau saya cinta fashion. Apa salahnya? Saya suka pake pakaian yang menurut saya nyaman, ga usah ngikut-ngikutin trend yang penting enak dipakai. dan yang paling penting, harus OK kan? Walaupun orang bilang 'don't judge a book by it's cover', tetep aja menurut saya covernya juga jangan dibiarin gitu aja. Seengganya pantes buat dilihat, kita kan ga hidup di hutan yang kalau mau ngegembel juga ga bakal ada yang protes.



Tapi, sebenernya saya ga akan bahas tentang kecintaan saya akan fashion atau apa yang lagi in sekarang. Ngga deh! Jadi gini ceritanya, semua berawal saat saya lagi iseng-iseng buka buku kenangan adik saya yang masih 1 SMP. Loh? 1 SMP ko udah punya buku kenangan? Jadi, di tempat adik saya sekolah, semua kelas dapet tu' buku. dari mulai kelas 6 SD sampai 3 SMA, semua dapet. Tapi tentu aja porsi buat yang mau lulus (para senior di kelas 3) lebih banyak daripada buat yang adik-adiknya. Nah bukan tentang buku kenangannya juga yang mau saya ceritain disini, tapi . . .

Semakin saya buka dan saya lihat, semakin heran deh saya. Kalau diperhatiin, gaya anak-anak ABG di foto-foto mereka, sama semua, satu tipe! Iya, semuanya gaya-gaya deh pake baju yang 'masa kini' banget. Jujur, saya eneg liatnya. Uupss, ga bermaksud nyakitin siapa-siapa ya, ini cuma pendapat pribadi saya aja. Ya ampun, mereka-mereka ini masih umur belasan tahun, masih imut-imut, tapi buat foto buku kenangan aja udah kaya mau ke pesta sweet seventeen. Kostum sweet 17th saya aja kalah deh, ya iyalah waktu itu saya cuma pake kostum sofbol. Sedikit cerita kenapa gitu, acara sweet 17th saya itu sebenarnya surprise party yang dibikinin teman-teman tercinta sewaktu saya pulang latihan sofbol. Ya iyalah kalah heboh sama anak-anak ABG itu. Hihihi.

Mmm, yang bisa saya bilang, anak-anak itu udah jadi korban mode. Gayanya ga pantes banget mengingat umur mereka dan ya ampun, sekali lagi, ini cuma buat buku kenangan! Buat yang kelas 3 masih mending sih, emang ini waktunya mereka buat show-off. Tapi buat adik-adiknya yang junior? Ada yang ceritanya foto di supermarket, tapi bajunya udah kaya mau ke kondangan. Dan kebanyakan model bajunya sama. Heboh-heboh gaul, trend majalah masa kini. Ada yang pake overall modifikasi, baju terusan, celana pendek+atasannya yang bukan kaos biasa, dan yang paling merajalela tuh dress plus tambahan legging atau stocking item / warna-warni. Hellooo? Mau kemana jeuungg?? Itu buat yang cewe. Buat yang cowo, tau deh ah, males ngeliatinnya juga. Jadi kebayang anak-anak ABG pake skinny jeans. Jahat sih,tapi jujur aja ga pantes! Badan masih kecil-kecil, kaki pendek-pendek, tapi maksain pake begituan. Geli aja liatnya.

Tiba-tiba jadi inget acara musik apa tuh namanya, mamamia? Yang anak-anak belum gede-gede amat unjuk bakat. Yah suaranya sih lumayan lah ya dibandingin saya, tapi boooo! Bajunya! Serasa artis dangdut keliling desa! Astaga, heboh dan jadi keliatan 5 taun lebih tua dan 5 kali lipat lebih konyol. Yang heran, mbak model yang jadi juri suka komentar 'bajunya bagus, rancang sendiri ya?' Ampun,otaknya korslet apa gimana tuh? Jangan malu-maluin selera model Indonesia dong ah.

Oh, stop it. Gerah saya. Apa ga bisa para ABG itu berpakaian sewajarnya?
Ya saya juga belum setua itu sih,tapi untungnya saya udah ga bisa dikategoriin Anak-Bisa-Gaul, eh Anak-Baru-Gede maksudnya. Kalau mau gaya ya gak apa-apa, siapa juga yang larang? Tapi tolonglah, inget umur. Bisa kan tunggu beberapa tahun buat pakai dress atau skinny jeans yang -sebenarnya- lebih pantes buat orang yang umurnya lebih tua dikit?

Langsung deh saya flash back ke jaman dulu, jamannya saya yang difoto buat buku kenangan. Waktu itu saya cuma pake seragam sekolah biasa yang kedodoran dan cupu kalii ya dibandingin baju-baju keren itu. Wow, jaman cepat sekali berganti. Gimana ntar jaman anak saya ya? Mungkin udah ga ada tuh buku kenangan, yang ada hologram kita yang bisa jalan-jalan atau fashion show nampilin diri kita.
Hahhh... Lucu banget...

jeudi 12 juillet 2007

nothing can bring me down, HEY !

HELL - O !

sebelum kalian menyesal, silahkan skip bagian ini, ga usah dibaca. karena isinya sangat amat ga penting, yaitu makian makian saya yang sedikit, ya sedikit lah, sarkasme. makanya udah ga usah dibaca ajalah. apa?? masih mau baca?? ya udah gimana lagi, saya ga bisa maksa dong. hahaha.

mungkin saya akan malu karena noraknya setan dalam diri saya lagi keluar nih sekarang. tapi gimana lagi dong ya aduh abisan udah ga tahan banget sumpah deh. daripada ditahan-tahan jadi k*ntut ya udah la ya sekali kali jahat juga gapapa.
huahaha karena itu saya ucapkan MAAF sebesar besarnya deh sebelum mulai.

jadi gini ya, ga tau kenapa kuping gw lagi panas akhir-akhir ini.
denger denger sih ya, kalo ga salah, kalo ga sok tau (ya maklumlah gw kan orangnya sok tau muahahah) banyak yang ngomongin gw. alagh serasa artis aja sigh lu Ras! NGAHAHAHH. oh ngga sih, mungkin lebih tepatnya ada yang menyangka dan menerka dan berkata bahwa gw :
brengsek, 'oknum', mean girl, setan, jahat, manusia bertanduk, perempuan penuh tipu daya, (ah kalo yang ini sih saya lebih-lebihin sendiri, biar seru! hahah) apalagii? apalagi??

haduh haduh.
pertama gw denger, wuanj*z! ngajak berantem aja lu!
tapi setelah itu, hey, maaf saja ya. NOTHING CAN BRING ME DOWN, people!
pada akhirnya gw cuma bisa TERTAWA.
ha - ha - HAAA!
poor you . . !

siapa sih yang brengsek? siapa sih yang 'oknum'? siapa sih yang mean girl?
siapa sih yang ini itu blahblahblah?

gw?

nih satu kata terakhir buat kalian, buat KAMU : C U I H ! ( C U In Hell? hahahah)

ok. puas? cukup Ras, norak agh.
hihihi.
lucu aja sama dunia yang suka pengen membuat saya tertawa.

jadi aja kan isi blog saya beginian, sumpah deh ngga banget.
so sorry people, everyone have their own DEVIL, rite?

P E A C E ! ;)

samedi 9 juin 2007

a g g h h !

terlalu banyak orang ga disiplin. bikin cape aja.

contoh.
ada kumpul nih, dijadwalin jam 8 pagi. tapi yang dateng jam8 teng? paling juga cuma sedikit,sedikit bgt. sisanya 1 jam kmudian baru pada muncul. itu juga ga smuanya dateng.
masalahnya ga cuma skali kjadian kaya gitu. berulang-ulang.
dan lucunya yang dateng tepat waktu orangnya yang itu-itu juga.
dan yang telat ya yang itu-itu lagi.
yang ga pernah dateng? lagi mati suri mungkin,tau deh.

hell. ga usah ngomongin yang ga pernah dateng.
yang terlambat?
kan bisa kalo telat izin dulu atau kabar-kabarin dulu seengganya.
bingung aja,apa ini udah jadi budaya bangsa setanah air ya buat selalu ngaret?

bukan bermaksud bersombong-sombong ria, saya juga tau kalo saya cuma manusia yang biasa ngelakuin kesalahan. tapi yah, saya malu aja kalo dateng ngaret. lebih tepatnya ngerasa bersalah BANGET. maka dari itu, setiap ada kumpul rapat atau apapun, saya slalu berusaha buat dateng tepat waktu,dan Alhamdulillah selama ini sering jadi orang yang datengnya awal2.

coba..coba.., yang datengnya ngaret-ngaret ini alesannya apa? ngantuk? ktiduran? abis bgadang?
woi! lo pikir gw ga ngantuk apa? gw juga tidur cuma 4 jam ko! lo pikir cuma lo doang yang cape??
rumah gw juga bisa dibilang lumayan jauh, ga sedeket orang-orang yang kosannya 5 menit dari kampus. gimana tuh??
maaf, bukannya gimana. gw aja bisa, masa lo ga bisa??

hmmm, atau mungkin sengaja? gara2 kebudayaan bangsa setanah air itu? kalo emang gitu ya ga usah idup aja lah. (hahah. peace! #1)

bukan cuma masalah ngaret, juga masalah tanggung jawab orang di setiap kerjaan. berdasarkan pengalaman dan pemantauan, banyak banget orang-orang yang suka ga tanggung jawab sama kerjaannya. gini deh, intinya sih pada dimana yah komitmen sama tanggung jawabnya? ngomong aja soal komitmen, kontribusi, ini, itu,,, banyak banget ngomongnya.
*yah, banyak omong. termasuk banyak omong pada saat kumpul. it bothers me a lot,, bisa ga ya kita lebih menghargai orang yang lagi ngomong di forum? susah amat diem bentar. berisik tau ga. kebanyakan ngomong sih* (hahah. peace! #2)

komitmen itu bullshit?
ok, let's see. menurut saya sih komitmen ga bullshit. seengganya komitmen yang saya buat, ga tau ya komitmen orang lain (hahah. peace! #3). menurut saya lagi, kalo kita udah masuk ke dalam sebuah (ya katakanlah) organisasi, atau udah jadi bagian dari sebuah perkumpulan, berarti kita seharusnya udah tau arti komitmen dan gimana sih tanggung jawab itu. kenapa? karena kita berhubungan sama orang lain. tanggung jawabnya harus ada lah. intinya sih jangan sampe deh ngerugiin orang lain. ngerugiin diri sendiri sih ga apa-apa,suka-suka.
mikir ga kalo perbuatan kita yang "seenaknya" macem ngaret dan ngelepas tanggung jawab itu bisa ngebuat orang lain SANGAT dirugikan?
mann, kita tuh idup ga cuma sendiri, belajarlah buat ga egois..

kalo lo mau egois, kalo lo ga mau bertanggung jawab dan berkomitmen, ga usah ambil pusing,, ya ga usah ikut perkumpulan atau apapun itu,ga usah bergaul, mendingan lo tinggal aja sendirian, di pedalaman hutan.. bebas kan mau ngapain aja? asal ga dibakar ya hutannya...

***

tulisan ini tidak bermaksud untuk men-judge seeorang ataupun menyalahkan seeorang.
*ya, saya juga manusia yang mungkin saja pernah melakukan kesalahan-kesalahan diatas*
bukan juga khotbah.
hanya ungkapan kekesalan semata.
merasa tersepet? bagus. semoga dengan itu kita jadi bisa (lebih) belajar untuk menghargai waktu, menghargai diri sendiri, dan yang paling penting, menghargai orang lain..