If A is a success in life, then A equals x plus y plus z.
Work is x ; y is play ; and z is keeping your mouth shut.
- Albert Einstein -
jeudi 24 décembre 2009
Quote of the day :
dimanche 20 septembre 2009
20.09.2009
hatred confuses life; love harmonizes it.
hatred darkens life; love illuminates it.

Mohon maaf lahir dan batin,
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H
:)
samedi 19 septembre 2009
Because I do... :)

"You may not be his first, his last, or his only. He loved before he may love again. But if he loves you now, what else matters? He’s not perfect - you aren’t either, and the two of you may never be perfect together . But if he can make you laugh, cause you to think twice, and admit to being human and making mistakes, hold onto him and give him the most you can. He may not be thinking about you every second of the day, but he will give you a part of him that he knows you can break - his heart. So don’t hurt him, don’t change him, don’t analyze and don’t expect more than he can give. Smile when he makes you happy, let him know when he makes you mad, and miss him when he’s not there." -Bob Marley-
an inspiring-nicely quote, really is.
When you believe. :)
Don't ever scare of moving on, people. Your future and happiness is in your hand. :)
"Leaving a love you've suddenly outgrown can be heartbreaking, but it also shows that you're strong enough to walk away from a relationship that no longer makes you happy.
Moving out of your comfort zone can be downright scary, but it also proves just how brave you are to take on the unknown, stronger, braver, and wiser.
You always do a little growing up everytime you do a little letting go."
- Oprah Winfrey -
Whatever with the past has gone,
the best is always yet to come.
So, cheers, everyone!
vendredi 12 juin 2009
Please, remember...
Vision without action is a daydream.
Action without vision is a nightmare.
-Japanese proverb-
Highlight :
- I want to reach my dream with you, not only a daydream. Got it? Yes! :)
- Your action causing a nightmare for me. Sad, really. Nothing to say anymore.
Enough said. Let's go!!!
vendredi 22 mai 2009
jeudi 21 mai 2009
Senyum!
Senyum karena orang lain emang menyenangkan, tapi jauh lebih menyenangkan kalo bisa ngebuat orang lain senyum... Terus kalo senyumnya tulus, WOW luar biasa rasanya... Ya walopun mana gw tau itu senyum tulus apa senyum knapa... Hehehe...
Being deeply loved by someone gives you strength, while loving someone deeply gives you courage.
... Mau terus bikin orang lain senyum senyum dan senyum... Karena itu bisa bikin gw jadi senyum lebih lebar lagi... Senang!
mardi 3 mars 2009
Thing that makes me stand still, 'here',
Nice quote... Thank's, dear.. :)
mercredi 19 novembre 2008
...dan meneteslah air mata itu...
. . . . .
Y : "Lo tau ga, pelet dahsyat yang dia punya dan ga dimilikin oleh orang lain selain dia itu adalah , , , rasa TULUS dan IKHLAS nya,,,"
damn, you were right, my friend...
mercredi 12 mars 2008
I am Falling in Love.
because I’m falling in love today...

membuatmu tak biasa
keindahan
membuat aku tak kuasa
menahan gejolak
yang ada di dalam dada
jantung ku berdetak kencang
hei
because i’m falling in love tonight...
somebody please stop the moon from falling down
because i’m falling in love with you
bolehkah aku bertanya
siapa namamu hai
jangan takut padaku
aku hanya jatuh cinta
inikah yg orang bilang
cinta pandangan pertama?
tadinya ku tak percaya
tapi kurasakan juga...
because i’m falling in love tonight
somebody please stop the moon from falling down
because i’m falling in love with you...
***
~TOMPI, I am Falling in Love~
Goshhh... I really really LOVE this song...
picture : deviantart
lundi 24 décembre 2007
LADYA episode 1 :)
"tenang aja lagi, ntar suatu saat di masa depan kita bakal ngetawain semua ini".
Hell yes, yang dulu saya pikir kata-kata itu hanyalah sebuah hiburan belaka, ternyata beneran kejadian loh! Astaga. Ada masa-masa dimana kayaknya saya galau banget, sedih, frustasi, dan ternyata, beneran saya ketawain sekarang.
Jadi, saya baru aja ngebaca lagi buku "LADYA" episode 1. Apa itu? LADYA adalah saksi bisu anak SMA ingusan tahun 2003. Diary saya dan sobat kecil saya, Adya, waktu kita masih bocah, kelas 1 SMA (Hahaha serasa udah gede aja sekarang. Loh iyalah, udah mau kepala dua! Oh tidaaak)
LADYA for Laras dan Adya. ;)
Lucu! Sumpah! Saya yakin Adya juga pasti ngakak gila kalau baca-baca lagi buku ini. Ah, masa-masa SMA memang selalu indah buat dikenang ya? Banyak juga yang bikin saya malu. Iya malu, "Aduh, ko dulu gw bego gini ya?"
Silly is the best word to describe our story.
Chilll, lu masih inget DJ.ero ga? Adeku sayang? Okimasu? Mutan? Lagunya Flanella? Bman? 1 Januari? *ups;)* Winchy? Inget gak? Winchy! Oh My God! Hahahahahahahaaaaaa ;D
Masih inget ga, lu nyuruh-nyuruh gw putusnya di tanggal yang sama lu juga putus? Dan akhirnya gw pun putus dengan orang itu pas tanggalnya sama tanggal lu juga putus, tanggal 11!
Ya ampun. Parah banget sih Chil! Mohon maaf untuk orang yang bersangkutan, udah ya, itu kan cerita masa lalu... Hehehe...
Mungkin lupa kalau ga baca ulang lagi nih buku. Udah berdebu, sedikit ringkih dan siap copot-copot, tapi isinya ga akan habis dimakan waktu... :)

Ada juga tulisan-tulisan yang kalau dibaca, ih, norak! Tapi jangan salah . . . Baca deh:
Jika kamu mencintai seseorang yang tidak mencintai kamu,
jangan paksakan cinta itu...
Jika kamu dicintai seseorang yang tidak kamu cintai,
jangan paksakan untuk mencintainya jika tidak bisa...
Jika kamu mencintai seseorang yang juga mencintai kamu,
tapi keadaan tidak memungkinkan untuk bersatu,
jangan juga paksakan cinta itu,
karena kita tidak memilih cinta.
Tapi cinta yang memilih kita . . .
Weisss! Norak?
Tapi *ehm* ko DALEM ya? Huuuuuuu.
vendredi 14 décembre 2007
Secarik Kertas dari Buku Berjudul : Pikiran
Malam itu, dengan sebatang rokok di tangan, ia hisap dalam-dalam. Secangkir kopi pahit sudah habis di samping MP3 player yang sedang ia dengarkan. Playlist-nya berisikan lagu-lagu yang random terputar, beberapa lagu membawanya terbang ke masa lalu, masa dulu, juga masa kini.
Ia hanya sedang menikmati kesendiriannya dengan berpikir , , ,
.
.
.
Terlalu banyak hal yang berkecamuk di pikiran saya. Tentang rasa tidak nyaman, jenuh, dan yang terpenting adalah rasa muak.
Muak? Ya. Saya hanya merasa bahwa apa yang saya lakukan selalu menjadi salah. Ini salah, itu salah. Padahal banyak dari tindakan saya itu hanyalah buah dari itikad baik saya. Ada dua hal yang bisa timbul dari perasaan bersalah tersebut. Pertama, berusaha untuk mencari tahu sumber kesalahan dan memperbaikinya. Kedua, tidak peduli dan malah menjadi-jadi dengan kesalahan yang dituduhkan. Pilihan yang kedua biasanya dilakukan bila tidak ada perasaan bersalah, tidak tahu apa sebenarnya salahnya, dan tentu saja, karena muak.
Saya tidak mau melakukan yang kedua. Hanya saja, apakah kita bisa menahan perasaan muak tersebut? Sulit, apalagi saya sepertinya sudah tenggelam terlalu dalam. Disamping itu, saya memang sedang terlepas dari pegangan saya, atau dilepaskan? Saya sudah tidak tahu lagi harus berpegang kepada siapa.
Sulit untuk percaya kepada siapapun.
Dulu, saya berpikir bahwa saya orang yang tidak mudah percaya kepada orang. Tetapi, kalau dipikir-pikir lagi, ternyata yang terjadi sebenarnya adalah kebalikannya, yang saya sendiri tidak sadar akan hal itu. Ternyata saya terlalu mudah percaya dan luluh kepada orang.
Memang, pada awal saya akan bersikap skeptis atau acuh, tapi bila saya sudah "dimanis-manisi" sedikit saja, hati saya akan terbuka tanpa lihat-lihat lagi.
Mungkin saya memang terlalu naif.
Saya benci akan hal itu.
Tentu saja berbagai macam pikiran ini akan membuat saya lebih berhati-hati, atau istilah kasarnya saya ingin berusaha skeptis dulu, daripada percaya-percaya dan akhirnya terbodoh-bodohi.
Semua pikiran ini juga terinspirasi dari obrolan panjang bersama teman dekat saya sewaktu SMA. Dia membuka mata saya, mengenalkan istilah reverse reverse psychology, menyadarkan saya akan banyaknya manipulasi otak yang busuk, dan segala macam hal yang sebenarnya saya ketahui hanya saja tidak saya sadari.
Saya selama ini selalu percaya, bahwa setiap orang pada dasarnya punya hati yang baik, sebusuk-busuknya orang itu.
Bahkan sampai sekarang sulit bagi saya untuk mengesampingkan pikiran bahwa "pada dasarnya semua orang itu hatinya pasti baik".
.
.
.
Ia masih tenggelam dalam pikirannya, sewaktu ia mengingat satu kalimat sederhana dari teman lamanya itu, yang menempel jelas di otaknya,
"Life is not that fairy tale . . ."
Ya, dia benar. Saya sudah tahu akan hal itu, jauh sebelum ia menyadarkan saya kembali. Terimakasih, bagi semua yang membuat saya berpikir dan tersadar bahwa makin banyak kebusukan di sekitar saya, di sekitar kita semua.
Wah, saya makin kedengaran skeptis ya, sepertinya? Ha Ha Ha ...
Semoga saja saya tidak masuk ke dalam lingkaran nista itu, tidak! Tidak akan pernah mau.
Ia pun pergi, melanjutkan kisahnya, mencari potongan-potongan yang belum selesai, menikmati hidup yang mau tidak mau, harus disadari, semakin kotor...
mardi 20 novembre 2007
{ . . . . . . }
somehow i know we'll meet again.
not sure quite where and I don't know just when you're in my heart.
so until then,
smile.
don't want to cry saying goodbye . . .
relationships are like glass
sometimes it's better to leave them broken
than to hurt yourself trying to put it back together
. . . ?
